euro-447209_640

MENGENAL 10 NEGARA PENGGILA JUDI DI DUNIA

Ayo tebak, negara apa yang paling identik sebagai “Negara Penggila Judi” ? Pastinya seluruh mata akan tertuju dengan negara Amerika Serikat , tepatnya di kota Las Vegas yang dikenal sebagai “Surga bagi para Penjudi Dunia”. Well, ga salah juga sich jikalau anda menerka seperti itu soalnya kita kan sudah tahu dari turun temurun kalo Las Vegas itu terkenal sebagai tempat judi terbesar di dunia apalagi kalau ditambah acting film James Bond yang selalu bermain Kasino di Las Vegas, aduuuhh bikin tambah yakin deh kalo Las Vegas itu Dunia Judi. Negara AS itu termasuk salah satu dari 11 negara penggila judi di dunia dan karena berhubung si AS sudah disebutin jadi udah engga seru lagi untuk dibahas lebih detail. Jadi siapakah 10 negara penggila judi lainnya ? Daripada anda penasaran dan nanti takutnya jadi mati penasaran (hehe…bercanda broh J), dibawah ini akan saya beberkan kesepuluh negara tersebut dimulai dari :

  • Spanyol

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 418spain-1179106_640

Sejak tahun 1977, judi di Spanyol sudah dilegalkan dan permainan slot mesin juga sudah masuk ke negara ini pada tahun 1981. Rakyat negeri Matador dari dulu sudah gemar bertaruh judi terutama pada permainan sepakbola, togel, kartu dan lain-lain. Dan diantara banyak permainan judi yang beredar, permainan lotre lah yang paling booming yang dimana dikenal sebagai El Gordo. El Gordo diketahui berani memberikan jackpot hadiah sebesar US$ 1 Milliar dan atas iming-iming hadiah ini banyak sekali rakyat Spanyol yang antusias mengikutinya. Terbukti, kinerja lotre ini mampu meraup penghasilan sebesar US$ 14,4 Milliar kepada Loterias ya Apuestas del Estado selaku pemilik pada tahun 2013 silam.

  • Yunani

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 420

Di negeri seribu Dewa ini perjudian kerap kali dilakukan dan yang memegang peran penting di dalamnya adalah lotre. Di tahun 2010, permainan lotre bertajuk Joket memberikan jackpot terbesar di negaranya senilai 19 juta Euro. Di negara ini pula didirikan perusahaan perjudian yang bernama OPAP yang reputasinya terkenal di kancah Eropa. Diketahui OPAP memiliki pendapatan sebesar 4,1 Milliar Euro dan terkadang perusahaan ini turut andil dalam membantu negara untuk melunasi hutang piutang di negaranya.

  • Norwegia

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 448

Perjudian di negara ini begitu sangat diagungkan, tercatat menurut berbagai sumber menuturkan sebanyak 88% warga Norwegia gemar melakukan praktik perjudian bahkan permainan judi seperti sepakbola, Lotto, video poker, scratchcard dan sebagainya pun kerap dijumpai di negeri ini. Hal ini kemudian mempengaruhi jiwa anak muda di negara ini yang turut berkontribusi dalam dunia perjudian. Apalagi dengan munculnya perjudian online yang semakin membuat warganya “gila judi” kemudian memaksa pemerintah Norwegia untuk memboikot semua situs perjudian online. Tidak sampai disitu, pemerintah setempat juga pernah mengurangi kapasitas unit mesin slot menjadi 10.000 unit dari 22.700 unit di bulan Juli 2007 silam.

  • Hongkong

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 503

Di kawasan Asia, Hongkong merupakan wilayah terkenal dengan tingkat populasi rakyatnya mayoritas kecanduan judi. Tidak mengherankan jika kita datang ke tempat ini akan disajikan toko ritel perjudian seperti lotre, balap kuda dan sepakbola di sepanjang jalan. Kebiasaan judi ini sudah digeluti warga Hongkong sejak lama, terbukti dari catatan sekitar 90% rakyat Hongkong pernah mengunjungi Macau di tahun 2011. HKJC (Hongkong Jockey Club) adalah organisasi yang mengatur perjudian di wilayah ini dan konon katanya dapat meraup untung sekitar US$ 2,7 Milliar dari 700 skedul pertandingan taruhan per tahunnya.

  • Italia

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 517

Permainan Poker dan Baccarat sangat identik sekali dengan negara ini. Terbukti dari kasino yang dibuka paling pertama di dunia adalah di negara Pizza ini. Di tahun 2010 silam, tercatat penghasilan dari perjudian senilai US$ 22 Milliar masuk ke kantong MAG Consulenti Associati yaitu lembaga yang mengatur perjudian di tanah Italia. Perusahaan ini juga memberikan sebagian dana penghasilannya kepada negara untuk turut membangun sarana dan prasana serta proyek di Italia.

  • Finlandia

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 553

Negara ini melegalkan segala bentuk perjudian di wilayahnya sampai-sampai organisasi perjudian pun dikelola oleh negara. Namun hal ini menimbulkan dampak negative yang membuat sebagian besar rakyatnya mengalami kecanduan judi, untuk itu pemerintah memberlakukan UU peraturan perjudian yaitu pemain judi diharuskan berumur minimal 18 tahun. Organisasi ini meraup keuntungan sekitar US$ 25 Milliar yang kemudian dana tersebut dialokasikan di bidang pendidikan, seni dan budaya negara.

  • Kanada

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 568

Sekitar 75% warga Kanada adalah penggila judi, ini diketahui bahwa banyak dari orang tua yang membagikan hadiah ulang tahun kepada anaknya dengan memasukkan tiket lotre didalamnya. Hal ini memicu tindakan kewaspadaan pemerintah Kanada untuk menghindari perjudian kompulsif yang dilakukan masyarakatnya. Bentuk perjudian sejenis lotre, scratchcard atau Win Card sangat difavoritkan disini dan wilayah perjudian yang terkenal di negara Kanada adalah Saskatchewan.

  • Irlandia

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 588

Undang-undang di negara ini melegalkan praktik perjudian untuk berkembang di negaranya. Berbagai fasilitas kasino bisa dengan mudah ditemukan di sudut kota dan menjadikan masyarakatnya menjadi penggila judi nomor 3 di dunia. Baru-baru ini berhembus kabar yang rencananya pihak pemerintah Irlandia akan membangun sebuah komplek kasino mewah senilai 460 juta Euro. Dikabarkan juga bahwa kasino ini nantinya akan merangkap hotel mewah dan ditambahkan fasilitas seperti lapangan golf, arena balap serta replica dari gedung putih di AS.

  • Singapura

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 1.174

Singapura boleh saja terbilang baru dalam dunia perjudian kasino, namun sepak terjangnya yang hanya beberapa tahun saja mampu menyaingi kepopuleran kasino di Macau dan Hongkong serta Las Vegas. Kasino di dalamnya selain menyajikan permainan judi paling lengkap juga terdapat hotel nan mewah dengan berbagai fasilitas lengkap dan hal ini pula yang menjadi salah satu daya tarik turis untuk mengunjungi negeri Singa tersebut karena pastinya tidak perlu cape-cape untuk pergi ke Las Vegas hanya untuk menikmati sentuhan kasino dan hotel berkelas. Untuk meminimalisir kecanduan judi terhadap warganya, pemerintah Singapura membuat peraturan agar penduduk lokal yang ingin memasuki kasino akan dikenakan cash sebesar US$ 90. Menurut sumber yang beredar, diketahui Kasino Marina Bay pertahunnya dapat meraup keuntungan sebesar US$ 5,8 Milliar yang ternyata hal ini melewati rekor kasino sekaliber Las Vegas di Amerika Serikat.

  • Australia

Pada umumnya satu orang mengalami kekalahan senilai US$ 1.288

Pastinya kalian semua tidak menduga bahwa negeri Kangguru ini akan menempati juara 1 dalam kandidat Negara Penggila Judi bukan ? Berkat judi yang marak terjadi di negara ini, bayangkan saja sampai suku bunga di Bank Sentral dapat mempengaruhi kenaikan atau penurunan. Seluruh warga Australia lebih mendominasi dalam permainan Mesin Poker yang menyebabkan sekitar 85% warganya menjadi kecanduan. Bahkan kasino di daerah Wales Selatan dilaporkan mempunyai 100.000 unit mesin poker di dalamnya. Namun seiring dengan maraknya praktek perjudian di negara ini, turut menyeret sejumlah warganya untuk melakukan berbagai larangan seperti minuman keras dan perjudian kompulsif. Tercatat di tahun 2006-2010 sekitar pelanggaran sebanyak 1.249 diperbuat oleh warga sekitar yang bertempat tinggal di negara Australia.